Realita kehidupan atau pekerjaan di dunia negri sipil ternyata sangat bertolak belakang dengan jam kerja dan budaya di sektor swasta ataupun BUMN yang mengejar profit. Stigma negatif yang ada di tengah masyarakat ternyata terbukti benar setelah saya menjalani pekerjaan sebagai CPNS di sebuah instansi pemerintah pusat yang ditempatkan di daerah.
Hari pertama kerja saya lewati dengan begitu saja tanpa ada sedikitpun hasil *tapi setidaknya nambah pergaulan ~_~*
Hari kedua, rata-rata karyawan datang jam 9 padahal jam kerja jam 8 pagi, huft (miris rasanya melihat ketidakdisiplinan mereka), sangat jauh berbeda dengan pekerjaan saya di sektor swasta dulu. Hari selanjutnya pun tak jauh berbeda, pekerjaan hanya ada jika ada perintah dari atasan. Selain itu pegawai setempat kebanyakan yang nongkrong di kedai kopi setelah absen (budaya ngopi di warung disini sangat kental karena masih daerah terpencil)
Ah tidak bisa berkata lebih lagi, pokoknya yang kerja ya kerja, yang malas ya tetap malas..mudah-mudahan aku bisa bertahan ditengah situasi pekerjaan yang seperti ini tanpa harus terjerumus ke arus kemalasan dan budaya yang telah berakar dari jaman dulu kali ya..
Semoga juga birokrasi kita makin efisien dan makin tertib dalam penggunaan waktu, dana dan fasilitas kantor agar tidak ada uang negara yang terbuang percuma tanpa ada manfaatnya..
-amien-
-ini sudah hari 8 saya mengabdi kenegara,